Assalamu'alaikum...Selamat datang di http://rhazasrafal.blogspot.com/ :)

Rabu, 19 Maret 2014

Siapa Aku??????.....

sobat kalo ditanya siapa sih sebenarnya diri kita ini?, .kira-kira mau jawab apa?
kalo yang terbesit dalam pikiran kita, saya adalah anak bapak ibu, . bener banget, saya adalah manusia, bener sekali, saya adalah murid disekolah ini, . sip jawaban yang tepat, akan tetapi, peranhkan kita menjawab kalo saya adalah makhluk allah yang diciptakan dengan sangat sempurna dan sangat detail.
dalam al-Qur'an Allah menjelaskan kronologis kejadian penciptaan manusia. mulai dari bahan baku penciptannya, proses perkembangannya,dan pertumbuhannya dalam rahimibu hinggan kemudian ia dimatikan dan dibangkirkankembali dari kematian itu.  kronologis ini sampai sekarang belum terbantahkan hlo... jaditidak menyesatkan. (lihat Q.S. Al-Hajj:5)
Allah menciptakanmanusia  melalui dua tahap. Allah SWT pertama kali menciptakan jasadnya, kemudian meniupkan ruh kedalamjasad itu, sebagaimana firman Allah sebagai berikut " Maka apabila aku telah menyempurnakan (penciptaan jasadnya), lalu kutiupkn ruh-Ku kedalamnya, maka bersujudlah kamu sekalian kepadanya"
mengutip kalimatterakhir dari ayat tersebut "maka bersujudlah kamu sekalian kepadanya" ini berarti bahwa sejak kita masih berada dalam kandungan ibu kita, setelah ruh sudah Allah tiupkan pada jasad kita, Allah sudah mengisyaratkan untuk menyuruh kita Bbersujud kepadanya (menyembah).
dari ayat Allah SWT diatas, kita tahu bahwasannya manusiaitu punya 3 unsur, yaitu materi yang berupa fisik, ruh adalah hati kita, kemudian yang signifikan dan yang membedakan kita dengan makhluk Allah yang lain adalah akal, akal tersebutlah yang bisa menjadikan kita begitu istimewa.
kenapa kita istimewa?, . apa yang membuat kita istimewa dan keistimewaan apa saja yang kita miliki sedang makhluk allah yang lain tak punya???alasannya...
a. dari segi penciptaan
manusia adalah satu-satunya makhluk yang dinyatakan allah sebagai sebaik-baik penciptaan., sebagaimana firman-Nya "sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baikkya" (Q.S At-Tin "4)
coba kita bandingkan organ tubuh kita dengan organ tubuh makhluk Allah yang lain, pastilah kita akan melihat manusia lebih sempurna penciptaannya. wajah kita yang cantik dan gamteng ini tentulah tidak disamai oleh hewan. lalu mata kita yang jernih, hidung kita yang bisa lancar menghirup udara, telinga yang normal mendengar, jantung kita yang tak berhenti berdetak, dan organ tubuh kita yang lainnya.
b. dari segi ilmu
Allah SWT menciptakan manusia dengan kelengkapan otak dan potensinya agar manusia mampu mengembangkan diri dan alam disekitarnya.
c. dari segi kehendak
kita sebagai manusia pastilah punya kehendak.kita bisa memilih mana jalan yang baik dan mana jalan yang sesat. "sekedar ilmu belum tentu bisa mengarahkan pada kebaikan, yang bisa mengarahkan orang pada kebaikan adalah kemauan dan kehendak yang kuat". manusia bebas berkehendak, bebas menentukan arah, jalan mana yang akan dituju.
d. dari segi posisi
Allah SWT memberikan kedudukan yang tinggi kepada manusia diantara makhluk lainnya dibumi, yakni sebagai pemimpin atau khalifah dibumi ini sehingga manusia bisa memanfaatkan alam semesta ini untuk keperluan hidupnya. sebagaimana firman Allah SWT "Dialah yang menjadikan segala hal yang ada di bumi ini untuk kamu" (Q.S. Al-Baqoroh : 29)
e. dari segi kemampuan bicara
jika kita perhatikan semua makhluk hidup yang diberi mulut, semuanya dapat berbicara dengan bahasa masing-masing. binatang- binatang berbicara dengan dengan karakter khas mereka masing- masing. akan tetapi manusia, ia bisa berbicara dengan berbagai macam bahasa dan suara, termasuk menirukan suara alam dan binatang. Allah SWT berfirman : "Allah yang telah mengajarkan Al-Qur'an. Dia menciptakan manusia, mengajarkannya pandai berbicara," (Q.S. Ar-Rahman: 1-4).
f. dari segi tendensi moral
manusia dapat dibentuk menjadi baik atau buruk, bahkan bisa juga berperan ganda sebagaimana orang munafik. dalam segi ini sangat tampak perbedaan manusia dengan binatang. Binatang sulit atau malah tidak bisa dibentuk dengan sifat dan karakter mereka yang bermacam-macam. karenanya, tidak ada ya binatang yang munafik? sedangkan manusia? bisa saja melakukannya dan bisa membentuk moralnya menjadi apapun yang diinginkan.


Disampaikan dalam menthoring AAI 2012


Tidak ada komentar:

Posting Komentar